Suasana menyambut Hari Raya Idulfitri sudah mulai terasa di masyarakat kita, walaupun Ramadan masih berlangsung. Banyak yang sudah merencanakan hidangan khas untuk perayaan ini, menciptakan atmosfer yang penuh kehangatan bagi keluarga dan teman-teman. Namun, di balik keceriaan menyambut Idulfitri, penting bagi kita untuk merenungkan kembali isu kebutuhan pangan dan upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pertanian.
Peningkatan Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
Sejak era Presiden Sukarno hingga saat ini, peningkatan sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduk selalu menjadi fokus utama pemerintah Indonesia. Terobosan mulai dari Program Swasembada Pangan di era Presiden Soeharto hingga regulasi terkini seperti Pola Pangan Harapan (Nomor 11 Tahun 2023) dari Badan Pangan Nasional terus didorong.
-
Inovasi Pertanian: Pengembangan dan penerapan inovasi dalam metode pertanian menjadi kunci. Penting bagi para petani untuk memanfaatkan teknologi dan pengetahuan yang ada guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
-
Peran Petani Milenial: Melalui program seperti ‘mengajak petani milenial’, pemerintah berupaya mendorong generasi muda untuk terlibat dalam inovasi sektor pertanian. Harapannya, para petani milenial dapat memproduksi komoditas unggulan yang kompetitif baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri.
-
Dukungan APBN: Anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus dialokasikan untuk mendukung ketahanan pangan, termasuk melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik. Peningkatan produktivitas petani dan industri pengolahan menjadi fokus untuk menjaga ketersediaan pangan.
Stabilitas Harga dan Ketersediaan Pangan saat Idulfitri
Menjelang Idulfitri 1446 H, pemerintah tidak hanya berupaya meningkatkan produksi pangan, namun juga menjaga stabilitas ekonomi dan harga pangan. Upaya melalui Bulog (Badan Urusan Logistik) dalam mengalokasikan dana investasi, seperti untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP), turut mendukung kelancaran pasokan pangan.
Melalui peran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), diharapkan masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan sejahtera dan menikmati hidangan yang berkualitas. Upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.